Penulis: Abu Abdillah
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَوُّوْا صُفُوْفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ مِنْ تَمَامِ الصَّلاَةِ
Dari Anas bin Malik radhiallahu Ta’ala 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam Beliau bersabda: “Luruskan shaf-shaf kalian, karena sesungguhnya meluruskan shaf termasuk kesempurnaan sholat". (HR. Muslim no. 433)
Hadits di atas adalah salah satu hadits yang sangat terkenal. Tetapi mungkin diantara kita masih banyak yang belum mengenalnya dan mengamalkannya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kaum muslimin ketika diminta meluruskan shafnya terkesan acuh tak acuh. Saya pun
beberapa kali mendapati hal tersebut sebagai makmum, ketika shalat akan
dimulai terkadang disebelah kanan atau kiri saya kurang rapat, dan
ketika saya mengajak makmum disebelah saya untuk merapatkan shaf, makmum
tersebut hanya tersenyum bahkan terkadang lebih memilih berada sendirian di shaf terakhir.
Banyak nash dari hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang
menganjurkan kita agar kita meluruskan dan merapatkan shaf, Bahkan Beliau juga telah mengancam orang yang memutuskan shaf dengan ancaman yang
keras diantaranya yaitu: